Mataelangnews.com || Konawe-Sultra, -Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mataiwoi Kecamatan Onembute Kabupaten Konawe mengikuti kegiatan pameran desa Ke Kabupaten Konawe Ok tahun 2025 dan pameran festival UMKM Desa Se Konawe Hususnya menuju Desa Sedunia. Rabu Malam (5/11/2025).
Kegiatan digelar di lapangan Msq Unaaha Konawe Desa Kasumeia i. melibatkan pelaku usaha lokal dari lembaga Desa Mataiwoi Kelompok Masyarakat, Organisasi dan juga pengrajin alat tani, dan usaha lainnya.
Sejumlah produk UMKM potensial mulai dari produk kerajinan tangan, kuliner lokal dan lain-lain dipamerkan dalam kegiatan festival tersebut.⁸
Kepala Desa Mataiwoi Kades Barokah Iya Juga mengatakan, Festival UKM berupa Pameran Yang Mengikuti (280). Desa Se Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara.

Adapun produk-produk yang dipamerkan berasal dari hasil bumi, seperti Pisang, Singkong, Ubi, Padi dan Kelapa yang diolah menjadi jajanan atau makanan khas yang diproduksi asli dari masyarakat lokal, misalnya dibuat keripik, saleh asap, dan beraneka ragam.
Dia berharap melalui pameran tersebut semua produk UMKM di desanya akan keluar sehingga produknya dapat dikenal dan diberdayakan berpotensi dalam peningkatan ekonomi lokal.
Oleh karena itu pihaknya akan terus berusaha untuk melakukan Inovation level produknya antara lain produk yang berasal dari hasil bumi seperti pisang dan Singkong sebagai produk unggulannya sale pisang, pisang kering, striping pisang, keripik singkong dan cimpluOng.
” Pemerintah Desa Kasumeia Menjelaskan berkomitmen untuk terus berusaha berinovasi guna meningkatkan level UMKM Desa Kasumeia sebagai upaya mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat khusususnya UMKM lokal. ” tegasnya.
Kades Barokah menjelaskan bahwa kegiatan Pameran Ini Semua Unsur Desa Se Kabupaten Konawe Mengikuti Kegiatan ini telah mengikuti Forum tingkat Se Kecamatan Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara. Pungkasnya.
Selanjutnya akan memverifikasi produk UMKM dan membantu menjualkan di Pusat UMKM di Pasar” nantinya pasar tidak hanya sebagai pusat kuliner saja tapi juga menjadi pusat UMKM dan pusat Terpadu
Barokah juga mengungkapkan kendala yang dihadapi adalah permodalan UMKM, Walaupun Desa Kasumeia tergolong desa maju namun diakui UMKMnya masih miskin, sehingga untuk peningkatan UMKM ini membutuhkan permodalan yang bagus, setidaknya Di Harapkan Masarakat. Desa Mataiwoi Ususnya Permodalan UMKM.
Kepala Desa Mataiwoi Iya berharap adanya sinergisitas dari semua pihak termasuk pemkab terkait kendala permodalan dalam peningkatan UMKM tersebut.
Laporan : Dedi Wardani














