Mataelangnews.com || Kendari-Sultra, -Peluang Anton Timbang untuk kembali memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031 nyaris pasti terwujud. Pasalnya, hingga penutupan tahapan pendaftaran calon ketua, Anton menjadi satu-satunya figur yang mendaftarkan diri, menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Muprov) Kadin Sultra VIII pada 14 Februari 2026.
Ketua Steering Committee (SC) Muprov Kadin Sultra, Syawal Rigay, mengungkapkan bahwa tahapan pencalonan telah resmi ditutup dan panitia hanya menerima satu pendaftar. “Tahapan pencalonan sudah berakhir, dan kami hanya menerima satu pendaftar, yakni bapak Anton Timbang,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di Kantor Kadin Sultra, Minggu (8/2/2026).
Syawal menjelaskan, hingga batas akhir pendaftaran, hanya Anton Timbang yang mengambil dan akan mengembalikan formulir serta berkas pencalonan pada Senin (9/2/2026). “Sampai penutupan pendaftaran, hanya satu calon yang mengambil formulir. Rencananya hari ini pengembalian berkas pencalonan,” jelasnya.
Seluruh rangkaian persiapan Muprov telah dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi. Pada 7 Desember 2025, Kadin Sultra menyampaikan kesiapan pelaksanaan kepada Kadin Indonesia dan mendapatkan arahan berupa 30 poin yang harus dilaksanakan. Selain itu, telah dilakukan koordinasi dengan Dewan Pertimbangan, pengurus Kadin Sultra, serta Kadin kabupaten/kota dengan seluruh tanggapan telah terkumpul.
Pada 7 Januari 2026, Kadin Sultra menggelar rapat pleno pertama yang menetapkan pembentukan SC dan Organizing Committee (OC). “Semua tahapan berjalan sesuai aturan organisasi. Awalnya jadwal Muprov ditetapkan pada 12 Februari, namun kemudian bergeser menjadi 14 Februari sesuai arahan Kadin Indonesia,” terangnya.
Susunan panitia Muprov Kadin Sultra VIII terdiri dari Syawal Rigay (Ketua SC), Sastra Alamsyah (Ketua OC), Iskandar Kasim (Sekretaris SC), serta Supriadi, Sukarni Alimadya, dan Rahman Rahim sebagai Anggota SC. Saat ini, terdapat 10 Kadin kabupaten/kota yang telah definitif, sementara tujuh lainnya masih berstatus caretaker.
Kiprah Anton Timbang selama memimpin Kadin Sultra periode sebelumnya menunjukkan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Di bawah kepemimpinannya, Kadin Sultra berhasil menjalankan berbagai program strategis, antara lain:
Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Mengusulkan 65 dapur MBG ke Badan Gizi Nasional, dengan 27 di antaranya telah disetujui beroperasi, menjadikan Sultra salah satu provinsi dengan jumlah dapur MBG terbanyak di Indonesia.
Kerjasama Strategis: Menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan 14 lembaga usaha besar, perbankan, perguruan tinggi, dan asosiasi industri lainnya untuk memperkuat jejaring bisnis, investasi, dan pembinaan pelaku usaha lokal. Selain itu, menjalin kerja sama dengan Bulog Sultra untuk memperkuat UMKM berbasis Rumah Pangan Kita (RPK).
Kegiatan Sosial: Menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah, kegiatan buka puasa bersama dan pembagian bantuan kepada anak yatim saat Ramadan, serta penyaluran daging kurban pada Idul Adha.
Pengakuan Nasional dan Internasional: Anton terpilih sebagai salah satu dari lima Ketua Kadin Provinsi yang mendampingi Presiden RI dalam kunjungan kerja ke Prancis dan Belgia. Pada Rapimnas 2025, ia juga mendapat amanah menyampaikan pandangan kolektif seluruh provinsi terkait isu strategis ekonomi nasional seperti pemanfaatan Aspal Buton.














